The Reason
Wednesday, September 28th, 2005Di sebuah keluarga sederhana ada seorang anak yang setiap hari memiliki tugas untuk menyuapi kakeknya yang lumpuh dan terbaring di ranjang.
Anak itu setiap hari melakukannya bertahun tahun, sampai suatu hari dia membanting piring berisi makanan tersebut dan bilang kepada orang tuanya "Saya bosan memiliki tugas ini", "saya tidak mau lagi menyuapi kakek, kenapa tidak ibu yang melakukannya ? itu kan ayahnya ibu"."Aku ingin bermain di luar bersama temanku"."Aku benci harus menyuapi kakek setiap harinya."
Dengan berlinangan air mata si ibu menceritakan kejadian yang sudah lama kepada anak itu.
"Nak,Kakek kamu tidak lumpuh dari muda.Bahkan dia adalah orang yang sangat sehat dan gagah."
"Suatu hari rumah kita terbakar,Kita semua panik dan keluar dengan cepat.Setelah kita semua berada di luar, ibu baru sadar bahwa kamu masih ada di dalam."
"Tanpa pikir panjang,kakek lari kedalam rumah yang terbakar itu, menuju kamar kamu dan membungkus kamu dengan selimut.Ketika dalam perjalanan keluar tubuhnya terhantam balok yang terbakar sehingga terluka parah.Kalian berdua nyaris mati terbakar.Kakekmu merangkak keluar dengan memeluk kamu"
"Setelah kejadian tersebut ternyata syaraf kakekmu rusak parah sehingga beliau lumpuh sampai sekarang."
Tanpa banyak bicara anak itu mengambil piring baru, mengambil lauk dan nasi dan masuk ke kamar kakeknya untuk menyuapi kakeknya.Sejak saat itu anak itu tidak pernah lagi mengeluh ketika harus menyuapi kakeknya.
Kadang dalam hidup ini kita tidak pernah tau mengapa kita harus melakukan ini dan itu.
Kadang kita mengeluh karena hal tersebut terlalu berat untuk kita, tanpa kita tau hal yang besar dibalik apa yang kita lakukan.
Kadang ada seorang "Kakek" yang harus kita layani setiap harinya tanpa kita tau kenapa kita harus melakukan itu.
Kadang ada orang yang begitu merepotkan kita…tanpa kita tau apa alasan yang sebenarnya.
Kadang tidak ada seorang "Ibu" yang menjelaskan kepada kita mengapa kita harus melakukan itu semua…dan kita belajar dari yang terburuk….ketika segala sesuatunya sudah terlambat.
The ability to know the reason about what we are doing sometimes (or everytimes) determine the success of our life.
Berdoa dan bersyukurlah bila ada seorang "Alchemist" atau "Ibu" yang selalu memberitahukan kita mengapa kita harus melakukannya.
-= For you will still be here tomorrow, but your dreams may not =- Father and son by Boyzone.